Jakarta, CNN Indonesia

Komisi Eropa sedang menyelidiki impor biodiesel dari sejumlah negara, termasuk dari Indonesia yang diduga menghindari bea masuk Uni Eropa (UE).

Tak hanya biodiesel Indonesia, Komisi Eropa juga menyelidiki kemungkinan dumping biodiesel dengan harga rendah dari China.

Penyelidikan itu dilakukan seiring dengan protes yang disampaikan Perancis, Jerman, dan Belanda agar UE menginvestigasi impor biofuel dari sejumlah negara.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam catatan yang disampaikan pada pertemuan para menteri energi UE pada Kamis (30/5), ketiga negara tersebut mengatakan perlunya memperketat pemeriksaan terhadap lokasi produksi biofuel di mana pun mereka berada di dunia.

“Sertifikasi biofuel asing sebagai bahan bakar berkelanjutan harus ditolak jika terjadi penolakan akses terhadap lokasi tersebut,” kata catatan itu, seperti diberitakan Reuters.

Seorang diplomat Uni Eropa mengatakan tidak ada keberatan terhadap usulan yang diajukan pada pertemuan itu. Namun, tidak ada tindakan yang diambil dan masalah itu diserahkan ke Komisi Eropa untuk ditindaklanjuti.

Biodiesel merupakan salah satu bahan bakar alternatif yang dipromosikan untuk mengurangi emisi karbon dalam transportasi.

Namun, industri biodiesel UE, yang menurut Komisi Eropa bernilai 31 miliar euro atau US$$33,6 miliar per tahun sering menjadi subyek perselisihan dengan mitra dagang, terutama mengenai penggunaan minyak sawit yang dianggap UE sebagai penyebab deforestasi.

Sementara itu, beberapa produsen AS juga mengeluhkan lonjakan pengiriman minyak daur ulang dari Tiongkok.

Sebelumnya, UE juga juga menyelidiki biodiesel Indonesia apakah diekspor melalui China atau Inggris untuk menghindari kewajiban bea masuk biodiesel UE. Penyelidikan Uni Eropa ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari permintaan awal dari European Biodiesel Board, sebuah asosiasi produsen biodiesel Eropa.

“Permintaan tersebut mengandung bukti yang cukup bahwa tindakan pemulihan kewajiban yang ada terhadap impor produk yang bersangkutan dihindari dengan impor produk yang sedang diselidiki,” kata Komisi Eropa dalam jurnal resmi Uni Eropa, pada 2023 lalu.

“Telah terjadi perubahan pola perdagangan yang melibatkan ekspor dari Indonesia dan China serta Inggris ke Uni Eropa setelah pemberlakuan tindakan pemulihan kewajiban yang ada,” tambahnya.

[Gambas:Video CNN]

(fby/agt)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *