Jakarta, CNN Indonesia

Elon Musk akan mem-PHK lebih dari 10 persen karyawan Tesla. Informasi PHK itu diketahui dari memo yang ia kirim ke karyawan.

Elon dalam memo itu mengatakan PHK sejatinya merupakan keputusan sulit. Tapi, PHK klaimnya harus dilakukan imbas turunnya saham perusahaan lebih dari 5 persen pada Senin kemarin.

Dengan penurunan ini, saham Tesla disinyalir sudah turun 31 persen sejak awal 2024.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PHK katanya juga dilakukan demi mengurangi beban operasional.

“Mengingat persiapan perusahaan untuk tahap pertumbuhan berikutnya, sangat penting untuk meninjau setiap aspek perusahaan demi pengurangan biaya dan peningkatan produktivitas,” sebut Musk melansir dari CNBC.

“Sebagai bagian dari upaya ini, kami telah melakukan tinjauan menyeluruh terhadap organisasi dan membuat keputusan sulit untuk mengurangi jumlah karyawan lebih dari 10 persen secara global,” jelasnya.

Tidak hanya imbas masalah itu, PHK dilakukan karena Tesla mengalami penurunan kinerja penjualan. Pada kuartal pertama tahun ini, pengiriman turun 8,5 persen menjadi 386.810.

Penurunan itu berimbas pada pengurangan produksi turun 1,7 persen dan 12,5 persen secara berurutan dari tahun sebelumnya.

Turunnya saham Tesla di tengah meningkatnya penjualan mobil listrik dunia diperkirakan karena banyak hal. Salah satunya; ketatnya persaingan di pasar mobil listrik.

Semakin ketatnya persaingan mobil listrik paling tidak bisa dilihat dari tergesernya posisi Tesla sebagai produsen mobil listrik teratas dunia pada akhir 2023 oleh BYD China.

Masuknya perusahaan baru Xiaomi di pasar ini dengan harga produk jauh lebih rendah dari Tesla Model 3 pada Maret lalu juga menjadi ancaman tajam bagi Tesla.

November lalu orang terkaya dunia ini sudah sempat menyatakan kekhawatirannya terkait tantangan ini.

“Ada banyak orang yang berpendapat bahwa 10 perusahaan mobil teratas akan menjadi Tesla diikuti oleh sembilan perusahaan mobil China. Saya rasa mereka mungkin tidak salah,” bebernya.

Selain itu, Tesla juga diketahui membuat keputusan yang cukup kontroversial hingga membuat banyak pelanggannya kecewa. Keputusan itu adalah;  memotong harga langganan sistem bantuan pengemudi premium-nya yang dipasarkan sebagai opsi Full Self-Driving atau FSD untuk pelanggan AS.

[Gambas:Video CNN]

Keputusan itu lantas bertolak belakang dengan janji Elon sebelumnya untuk hanya meningkatkan biaya FSD seiring penambahan fitur dan fungsionalitas sistem. Hal ini menyebabkan banyak pelanggan Tesla yang berpindah hati hingga memicu turunnya penjualan Tesla secara drastis.

Sebelumnya Elon sudah memperingati investor pertumbuhan volume kendaraan tahun ini mungkin jauh lebih rendah dari tingkat yang dicatat di 2023.

Tidak hanya itu, tantangan logistik juga memperburuk masalah Tesla di 2024. Pasokan komponen perusahaan menjadi korban dari serangan maritim Houthi Yaman di Laut Merah dan pabrik giga Tesla di dekat Berlin terpaksa menghentikan produksi sementara imbas kebakaran sebuah gardu listrik di dekatnya.

Di tahun yang berat untuk Tesla ini, Tesla juga kehilangan dua eksekutif seniornya Drew Baglino dan Rohan Patel yang pada Senin kemarin umumkan pengunduran dirinya.

Lebih lanjut mengenai keuangan Tesla, Tesla dijadwalkan melaporkan hasil keuangan kuartal pertama 2024 pada 23 April mendatang.

Berikut adalah teks lengkap memo dari Musk:

“Selama bertahun-tahun, kami telah tumbuh dengan cepat dengan beberapa pabrik yang berkembang di seluruh dunia. Dengan pertumbuhan yang cepat ini, ada duplikasi peran dan fungsi pekerjaan di beberapa area. Saat kami mempersiapkan perusahaan untuk fase pertumbuhan berikutnya. Sangat penting untuk meninjau setiap aspek perusahaan demi pengurangan biaya dan peningkatan produktivitas.”

“Sebagai bagian dari upaya ini, kami telah melakukan tinjauan menyeluruh terhadap organisasi dan membuat keputusan sulit untuk mengurangi jumlah karyawan lebih dari 10 persen secara global. Tidak ada yang saya benci lebih dari ini, tetapi hal ini harus dilakukan. Ini akan memungkinkan kami untuk menjadi ramping, inovatif, dan lapar untuk siklus pertumbuhan berikutnya.”

“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang meninggalkan Tesla atas kerja keras Anda selama bertahun-tahun. Saya sangat berterima kasih atas banyak kontribusi Anda terhadap misi kami dan kami mengharapkan yang terbaik dalam kesempatan masa depan Anda. Sangat sulit untuk mengucapkan selamat tinggal.”

“Untuk mereka yang tinggal, saya ingin berterima kasih di muka atas pekerjaan sulit yang masih ada di depan. Kami sedang mengembangkan beberapa teknologi paling revolusioner dalam otomotif, energi, dan kecerdasan buatan. Saat kami mempersiapkan perusahaan untuk fase pertumbuhan berikutnya, tekad Anda akan membuat perbedaan besar dalam membawa kami ke sana.”

Terima kasih

Elon

(nma/agt)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *